Menyenangkannya belajar dengan dukungan media visual dan interior audio

Ada banyak keasikan saat ini saat seorang anak menjalani pendidikan di
sekolah mereka. Metode baru pembelajaran dan juga kreativitas dari
guru membuat pelajaran tak lagi membuat murid ngantuk dan bosan.
Misalnya mulai muncul laboratorium audio visual dengan interior audio
yang lengkap.

Menyenangkannya belajar dengan dukungan media visual dan interior audio


Hal di atas mengintegrasikan teknologi ke dalam kelas membantu siswa
mengembangkan imajinasinya secara lebih dalam. Sebagai contoh, jika
guru ingin memberi pelajaran tentang Taj Mahal, mungkin tidak semua
siswa di Indonesia telah mengunjungi tempat tersebut, tetapi guru
dapat menunjukkannya melalui video sehingga memungkinkan siswa untuk
melihat monumen indah tersebut dengan mata kepala mereka sendiri,
ditambah dengan interior audio yang semakin menghidupkan suasana.
Tentu saja hal ini akan semakin membuat suasana belajar semakin nyata.
Meskipun pengalaman nyata adalah cara terbaik untuk pengalaman
edukatif tetapi pengalaman melalui media seperti itu juga tak kalah
menyenangkan, karena jika harus pergi ke tempat aslinya juga tidak
selalu dapat dilakukan praktis sehingga dalam beberapa kasus kita
perlu memiliki substitusi.


Hingga saat ini banyak siswa dan guru yang meyakini bahwa menggunaan
alat bantu visual dan interior audio dalam proses belajar juga
membantu mempertahankan disiplin para siswa di kelas karena strategi
ini semua perhatian siswa terfokus dalam pembelajaran. Sesi interaktif
ini juga mengembangkan pemikiran kritis dan penalaran yang merupakan
komponen penting dari proses belajar mengajar. Media audio visual
memberikan peluang untuk komunikasi yang efektif antara guru dan siswa
dalam pembelajaran.


Sebagai contoh lain yang bisa memperkuat, dalam pelajaran bahasa
Inggris sebagai Bahasa Asing, kesulitan yang dihadapi oleh pelajar
bahasa asing adalah kurangnya motivasi, kurangnya pemaparan pada
bahasa target dan kurangnya pengucapan oleh guru, dan kesulitan
seperti itu dapat diatasi oleh fasilitas interior Audio sebagai tujuan
komunikasi dan Visual sebagai lebih banyak pemaparan. Sepertihalnya
saat kita mendengarkan native speaker di kelas dengan guru memutarkan
sebuah kaset dan berisi percakapan.

Baca juga: Perkembangan teknologi audio visual untuk bidang pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *